MEMPERINGATI MAULID NABI DI MASJID JAMI AL-MA'ARIF WALUYOJATI

23 November 2019
Administrator
Dibaca 126 Kali
MEMPERINGATI MAULID NABI DI MASJID JAMI AL-MA'ARIF WALUYOJATI

waluyojati.desa.id - Pada hari Minggu Pagi tanggal 24 November 2019 bertempat di halaman Masjid Jami Al Ma'arif Waluyojati peringatan maulid Nabi Besar Muhammad SAW sekaligus khotmil QUR'AN yang mengusung tema "Selangkah lebih dekat dengan Rosululloh "

Selain dihadiri kaum muslimin muslimat warga pekon waluyojati juga turut Hadir Kepala Pekon Waluyojati Bapak Gunawan didampingi Sekretaris Pekon, Tokoh Agama, tokoh masyarakat Pekon Waluyojati.

Alunan musik hadroh dari rismawan risma wati Masjid Alma'arif yang ditampilkan turut menambah gema suasana islami.

M. Rifan, M.Pd. selaku ketua panitia dalam sambutannya menyampaikan terimakasih kepada masyarakat waluyojati dan luar Pekon waluyojati yang sudah menghadiri kegiatan tersebut dan mohon maaf apabila dalam penyedian tempat dan hidangan kurang berkenan dan acara tersebut dalam terlaksana berkat kerja keras panitia dan dukungan penuh dari masyarakat setempat. Acara tersebut juga sebagai perwujudan kecintaan kita kepada baginda Rosulullah SAW yaitu salah satu nya yaitu dengan Peringatan Maulid Nabi.

Saya berharap acara seperti ini dapat terselenggara setiap tahun karena sangat bermanfaat sekali bagi masyarakat khususnya untuk mengagungkan Rosulullah SAW dan juga sebagai pembelajaran bagi generasi penerus yang ada di pekon Waluyojati Ungkap Kepala pekon Waluyojati pada sambutan kedua.

Masyarakat sangat antusias khususnya ibu ibu muslimat mendengarkan siraman rohani yang disampaikan beliau ibu ustadzah Dr. Ratu Vina Rohmatika yang berasal dari Serang Banten.

Beberapa hal yang bisa diambil hikmahnya dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yakni
Pertama, meneguhkan kembali kecintaan kepada Rasulullah SAW. Bagi seorang mukmin, kecintaan terhadap Rasulullah SAW. adalah sebuah keniscayaan, sebagai konsekuensi dari keimanan. Kecintaan pada utusan Allah ini harus berada di atas segalanya, melebihi kecintaan pada anak dan isteri, kecintaan terhadap harta, kedudukannya, bahkan kecintaannya terhadap dirinya sendiri.

Kedua, meneladani perilaku dan perbuatan mulia Rasulullah SAW. dalam setiap gerak kehidupan kita.

Ketiga, melestarikan ajaran dan misi perjuangan Rasulullah, dan juga para Nabi. Sesaat sebelum menghembuskan nafas terakhir, Rasul meninggalkan pesan pada umat yang amat dicintainya ini.